Telah dua kali aku menelusuri pantai tempat kita biasa
bertemu, tapi tak sekalipun aku melihat mu. Nomor HP mu bahkan sudah tidak aktif lagi. Ada apakah gerangan Re…
Apakah kamu marah pada ku? sehingga kamu mengganti nomor.
Atau kamu sudah benar-benar kecewa karena aku telah lama tidak memberi kabar.
Maaf kan aku Re…
Ini semua salah ku. Tidak mudah bagi ku untuk bertemu, setelah semua yang aku rasakan pada
mu. Dengan semua kebaikan yang kamu berikan, perhatian, dan kasih sayang, semakin membuat ku sulit untuk menerima kenyataan.
Aku butuh waktu Re…
Aku butuh waktu untuk menata hati ku lagi. Untuk meyakinkan
hati ku kalau yang terbaik untuk hubungan ini hanyalah persahabatan. Tapi
begitu aku menyadari semuanya, aku harus menerima kenyataan kalau aku harus
lost contact dengan mu.
Dimanakah gerakan kamu berada Re? apakah kamu ingin balas
dendam padaku? atau ini karma yang harus aku terima?
Jika kamu ingin marah pada ku, marahlah!!! Aku akan terima semua apa yang kamu sampaikan. Tidak
ada lagi kabur-kaburan atau menghindar.
Aku merindukan mu Re…
Sebagai teman, Sebagai sahabat dan sebagai saudara, tidak
lebih. Aku tidak ingin kehilangan sahabat lagi Re. kamu salah satu sahabat
terbaik ku.
Dimanapun kamu berada sekarang, aku berharap kamu selalu
bahagia. Aku juga berharap kamu bisa mendapatkan pendamping yang baik, yang
akan selalu menyayangi mu, menjaga mu, dan menerima mu apa adanya. Karena kamu
pantas untuk mendapatkan semua itu.
Kalau Allah mengizinkan suatu saat nanti kita pasti bisa
bertemu lagi. Aku akan menunggu saat itu Re. dan ketika saat itu tiba aku akan minta maaf langsung pada mu.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar