Sabtu, 10 Mei 2014

Jodoh Ku (Mungkinkah?) Dia


Pagi yang cerah, waktunya untuk menjemur pakaian yang sejak semalam direndam. kemaren sih rencananya mau langsung menjemur, tapi posisi PW di tempat tidur membuat ku mengurung kan niat baik itu.

Hari ini aku mau bercerita tentang kehidupan asmara ku. Pembaca harus siap-siap karena cerita ini mungkin tidak menarik untuk kalangan orang-orang tertentu, dan untuk itu aku menyarankan kalian untuk meninggalkan blog ini dengan segera sebelum kalian muntah. Atau kalau kalian tipe penasaran aku sarankan juga untuk tidak memaksakan diri menyelesaikan cerita ini, karena hal itu hanya akan membuat mu nyesal, menggerutu sambil bilang "gak, banget dech kisah asmara Ande". Apapun yang akan kamu lakukan terserah...pilihan ada di tangan mu, yang pasti aku udah memperingatkan sebelumnya.

Seumur hidup ku aku jatuh cinta hanya dua kali....yah dua kali....miris banget gak tu....seolah-olah waktu ku yang sudah kepala dua ini hanya mencintai 10 tahun sekali.

Walaupun aku jatuh cinta cuma dua kali tapi aku pacaran itu empat kali lho....lumayan kan....tapi aku gak pernah tuh pacaran sama dua orang yang aku cintai....kalian pasti bertanya-tanya, why??? jadi selama ini Ande pacaran sama siapa??? 

Di sini aku bukan mau menceritakan mantan pacar sebenarnya, karena aku punya prinsip "Letakkanlah mantan di bagian paling bawah dari pilihan mu" intinya mantan itu hanya sebagai cadangan. Tapi untuk melengkapi tulisan ku, mau gak-gak aku harus mengulas sedikit tentang mereka.

Mantan pertama ku cowok sebut saja namanya A. Umurnya lima tahun di atas ku. Hubungan kami hanya bertahan tiga bulan saja. Perbedaan prinsip lah nyang membuat kami harus menyudahi hubungan ini. walaupun kami berpisah tapi sampai sekarang hubungan kita masih baik kok....(sebagai teman).

Mantan yang kedua masih cowok, sebut saja namanya B. B sebenarnya mantan yang paling gak banget menurut ku. hubungan asmara kamu pun hanya bertahan 10 hari, dan sampai sekarang aku gak pernah sekalipun bertegur sapa sama dia.

Sedangkan yang ketiga  masih juga cowok sebut namanya C. C merupakan mantan ku yang paling baik dan pengertian, sayangnya aku sekali pun gak pernah mencintai nya....miris bukan...hubungan kami hanya bertahan lima bulan. Kami putus dengan alasan beda agama, padahal aslinya karena aku gak mau terus-terusan menyakitinya.

Yang terakhir cewek buchi, sebut saja D. D merupakan orang yang menyadarkan ku akan orientasi seksual ku yang sebenarnya, kalau aku ini lesbian. Walau pun selama ini aku curiga kalau aku lesbian (aku sebelumnya juga pernah menyukai cewek, nanti akan di ceritakan di next season), tapi aku masih menyangkal nya. hubungan ku dengan D juga berjalan singkat, hanya bertahan satu bulan. Hubungan kami berakhir karena  ternyata dia menduakan ku (huk...huk...huk... kasihan ya aku....), walau seperti itu hubungan kami sampai sekarang masih baik kok (sebagai teman)...bahkan dia sering jadi konsultan cinta ku.

Itulah story tentang aku dan mantan-mantan ku. Sekarang aku akan mulai membahas tentang orang yang pernah membuat ku jatuh cinta. (lho kok gitu, mang kamu ga jatuh cinta sama mantan-mantan mu dulu?) bisa dibilang rasa cinta ku sama mereka sebenarnya hanya rasa sayang terhadap teman saja, ga lebih....

Cinta pertama ku sebut saja nama nya AD. Aku mencintai nya sejak pandangan pertama, saat itu aku masih SD (coba bayangkan anak SD sja sudah mengenal cinta, mau dibawa kemana generasi muda ini...."lebay").

Wajah manis dengan rambut panjang terurai, bener-bener membuat jantung ku berdetak kencang memandangnya. Teman-teman ku selalu mengejek karena pipi ku selalu memerah ketika dekat dengannya. Wajahnya manis dengan rambut terurai tapi dia sebenarnya cowok lho....

Rasa cinta yang aku pendam kepada nya bukan hanya cinta monyet (emang aku monyet...) seperti yang teman-teman ku bilang. Buktinya sampai kuliah pun aku masih kepikiran dia, walaupun kami tidak pernah jadian...

Sebenarnya waktu kelas satu SMA kami sempat dekat, dia bahkan pernah menyatakan cinta nya pada ku ( asli waktu dia nembak aku, aku senang bangat..jantung rasanya mau copot saking senangnya...), tapi berhubung waktu itu aku udah jadian sama C, jadinya ku tolak dech....itu benar-benar keputusan bodoh yang paling aku sesali sampai sekarang.

Ketika aku putus dengan C, aku berharap dia bakalan nembak aku lagi, ternyata harapan ku sia-sia...ya sudah lah....sekarang dia udah nikah lho...aku mendoakan mudah-mudahan mereka menjadi keluarga yang shakinah, mawaddah dan warahmah. amin

Orang kedua yang aku cintai sebut saja R. R adalah gadis tunarungu yang aku kenal dari kesenangan ku mengunjungi pantai. R sendiri tinggal di pantai dekat kampus ku. Kedekatan kami bermula sejak aku minta dia untuk mengajari ku bahasa isyarat yang notabennya dipakai oleh tunarungu dan tunawicara untuk berkomunikasi. Maklum keinginan terbesar ku dulu adalah ingin menjadi psikolog dan mengajar di sekolah berkebutuhan khusus. 

Pertemuan kami yang intens membuat benih-benih cinta di hati ku muncul, aku suka melihat senyumnya, matanya, wajah nya, dan tertawanya. Entah kenapa dia selalu tertawa ketika aku melakukan kesalahan (emang aku badut...), seharusnya marah yah...itulah uniknya dia....

Walaupun aku menyadari aku mencintainya, tapi aku ga pernah berani untuk mengungkapkan padanya. Pernah suatu ketika aku meminta dia untuk mempraktekkan kalimat "aku mencintai mu" dengan bahasa isyarat, dia pun melakukannya. Waktu itu walaupun gak beneran, tapi sempat membuat hati ku rasanya mau meledak...seolah-olah dia beneran mengatakan kalau dia mencintai ku. Aku pun membalas gerakan yang sama sambil berucap "I Love U", dia pun tersenyum sambil mengacungkan jempol...hal yang sering dia lakukan kalau aku berhasil meniru gerakannya. 

Sadarlah Ande, dia hanya menganggap mu sebagai teman, gak lebih...dia gadis Straight...sedangkan kamu apa??? (gadis juga...). Pergejolakan dalam hati yang masih sering menghantui ku.

Apa yang akan terjadi kalau aku mengungkapkan yang sebenarnya, bahwa aku mencintai nya lebih dari seorang teman....apakah dia akan membenci ku, kalau aku katakan yang sebenarnya....jawabannya sampai sekarang masih belum dapat. Karena sampai sekarang hubungan kami hanya sebagai sahabat.

R, gadis cerdas nan cantik...aku mencintai mu apa adanya. tidak peduli orang mengatakan apa tentang mu, kamu tetap bidadari di hati ku. jangan pernah takut memandang dunia karena kekurangan mu. karena orang-orang hebat seperti Einstein dan Thomas Alva Edison behasil karena mereka menjadikan kelemahan mereka sebagai kekuatannya.

Sekali pun kamu mengingat ku hanya sebagai sahabat, gak masalah, karena aku percaya cinta tak harus memiliki. semua akan berlabuh pada tempatnya...jodoh gak akan kemana....

Sebenarnya aku adalah tipe orang yang sulit jatuh cinta, dan ketika mencintai seseorang akan lebih sulit lagi bagi ku untuk move on. Makanya butuh waktu lama bagi ku untuk bisa melupakan AD dan mendapatkan pengganti R. Waduh jadi melankolis begini yach....(R memang selalu membuat ku melankolis ketika mengingatnya).

Tapi apapun itu aku selalu percaya ada yang terbaik yang akan Allah berikan untuk seorang Ande, apakah itu bidadari surga tau atau bidadari di bumi aku akan tetap menunggu....





@Ande#













Tidak ada komentar:

Posting Komentar