Minggu, 07 Desember 2014

My Princess (My Love)


Dia gadis yang telah mencuri hati dan perhatian ku sebulan belakangan ini. Tadinya kami mengenal hanya sebatas teman curhat saja. Kebetulan kedatangannya bertepatan dengan putusnya hubungan percintaan ku dengan yang sebelumnya.

Tanpa rasa yang lebih kami pun mulai saling mengenalkan diri masing-masing. Dia yang telah satu tahun lebih menjalin hubungan percintaan dengan ”Girlfriendnya”  yang sekarang, bahkan mereka telah “Stay Together”. Perlahan-lahan dia pun mulai bercerita tentang kehidupan pribadi, keluarga dan percintaannya.

Langkah pertama kedekatan kami dimulai ketika dia mulai curhat melalui telephon. Awalnya sebenarnya aku yang ingin curhat tentang hubungan ku dengan mantan ku, tapi entah kenapa dia sendiri yang lebih cerewet dan lebih mendominasi obrolan, sedangkan aku hanya sebagai pendengar yang baik.

Setelah beberapa hari aku meladeni telephonnnya, tiba-tiba dia BBM kalau dia “sepertinya menyukaiku”. Awalnya aku sempat kaget dengan pernyataan dia, tapi aku masih dapat mnenguasai diri, kemudian menolak dengan tegas pernyataannya. Karena aku memang tidak punya perasaan lebih terhadapnya selain hanya perasaan terhadap teman saja. Tapi aku sempat menanyakan kenapa dia menyukai ku padahal dia sudah punya GF dan dia juga belum mengenal ku. Dan jawabannya, dia menyukai ku Karena “suaraku’ yang menurut dia lembut.

Bukan satu kali saja dia berusaha menyakinkan ku untuk menerima cintanya, dia mencoba terus dan berulang kali. Entah kenapa lambat laun hati ku mulai terbuka untuk menerimanya. Aku tau ini salah, tapi aku juga tidak bisa membohongi hati ku kalau aku telah mulai “mencintainya” bahkan “sangat mencintainya”.

Selama ini belum ada seorang punya yang bisa membuat ku berhenti memikirkan Re, tapi dia berhasil. Dia bisa membuat ku merasakan cinta lagi. Bahkan cinta yang sangat besar. Cinta yang tak pernah aku rasakan sebelumnya. Ketika dia bertanya kenapa? Aku sendiri juga tidak tau alasannya. Aku hanya tau kalau aku tak bisa melihatnya sedih, tak ingin kehilangannya, tak bisa lepas dari bayang-bayangnya, cemas kalau tidak mendengar kabarnya, dan selalu ingin membahagiakannya.

Kamu adalah hal terbaik yang pernah Allah hadiahkan untuk ku sayang. Walaupun saat ini aku harus mengakhiri hubungan ini, kamu harus tau sayang aku melakukannnya bukan karena aku tak mencintai mu lagi. Aku masih sangat-sangat mencintai mu, tapi kondisinya sampai saat kamu masih dengannya, dan aku tak bisa lagi menjalin hubungan seperti itu. Aku tak ingin jadi orang kedua diantara kalian.

Yang aku inginkan hanya bersama selamanya dengan mu tanpa adanya bayang-bayang dia atau siapa pun di kehidupan mu. Kamu mungkin tidak percaya pada ku ketika aku bilang ingin menjani sisa hidup bersama mu. Tapi aku serius mengatakan itu sayang. Aku ingin menjalani hari bersama mu sampai tua nanti, sampai maut memisahkan kita berdua. Bahkan sampai saat ini impian itu masih aku simpan dengan rapi di hati ku.

Aku masih menunggu mu sayang. Aku tidak yakin kalau aku masih bisa mencintai orang lain sebesar aku mencintai mu saat ini. Aku hanya ingin kamu menyelesaikan hubungan mu dengannya, dia tak baik untuk mu, akulah yang terbaik untuk mu.

I LOVE U SO MUCH








Tidak ada komentar:

Posting Komentar