Dia gadis
yang telah mencuri hati dan perhatian ku sebulan belakangan ini. Tadinya kami
mengenal hanya sebatas teman curhat saja. Kebetulan kedatangannya bertepatan
dengan putusnya hubungan percintaan ku dengan yang sebelumnya.
Tanpa rasa
yang lebih kami pun mulai saling mengenalkan diri masing-masing. Dia yang telah
satu tahun lebih menjalin hubungan percintaan dengan ”Girlfriendnya” yang sekarang, bahkan mereka telah “Stay
Together”. Perlahan-lahan dia pun mulai bercerita tentang kehidupan pribadi,
keluarga dan percintaannya.
Langkah pertama
kedekatan kami dimulai ketika dia mulai curhat melalui telephon. Awalnya sebenarnya
aku yang ingin curhat tentang hubungan ku dengan mantan ku, tapi entah kenapa
dia sendiri yang lebih cerewet dan lebih mendominasi obrolan, sedangkan aku
hanya sebagai pendengar yang baik.
Setelah beberapa
hari aku meladeni telephonnnya, tiba-tiba dia BBM kalau dia “sepertinya menyukaiku”.
Awalnya aku sempat kaget dengan pernyataan dia, tapi aku masih dapat mnenguasai
diri, kemudian menolak dengan tegas pernyataannya. Karena aku memang tidak
punya perasaan lebih terhadapnya selain hanya perasaan terhadap teman saja. Tapi
aku sempat menanyakan kenapa dia menyukai ku padahal dia sudah punya GF dan dia
juga belum mengenal ku. Dan jawabannya, dia menyukai ku Karena “suaraku’ yang
menurut dia lembut.
Bukan satu
kali saja dia berusaha menyakinkan ku untuk menerima cintanya, dia mencoba
terus dan berulang kali. Entah kenapa lambat laun hati ku mulai terbuka untuk
menerimanya. Aku tau ini salah, tapi aku juga tidak bisa membohongi hati ku
kalau aku telah mulai “mencintainya” bahkan “sangat mencintainya”.
Selama ini
belum ada seorang punya yang bisa membuat ku berhenti memikirkan Re, tapi dia
berhasil. Dia bisa membuat ku merasakan cinta lagi. Bahkan cinta yang sangat
besar. Cinta yang tak pernah aku rasakan sebelumnya. Ketika dia bertanya
kenapa? Aku sendiri juga tidak tau alasannya. Aku hanya tau kalau aku tak bisa
melihatnya sedih, tak ingin kehilangannya, tak bisa lepas dari bayang-bayangnya,
cemas kalau tidak mendengar kabarnya, dan selalu ingin membahagiakannya.
Kamu adalah hal terbaik yang pernah Allah hadiahkan
untuk ku sayang. Walaupun saat ini aku harus mengakhiri hubungan ini, kamu
harus tau sayang aku melakukannnya bukan karena aku tak mencintai mu lagi. Aku masih
sangat-sangat mencintai mu, tapi kondisinya sampai saat kamu masih dengannya,
dan aku tak bisa lagi menjalin hubungan seperti itu. Aku tak ingin jadi orang
kedua diantara kalian.
Yang aku
inginkan hanya bersama selamanya dengan mu tanpa adanya bayang-bayang dia atau
siapa pun di kehidupan mu. Kamu mungkin tidak percaya pada ku ketika aku bilang
ingin menjani sisa hidup bersama mu. Tapi aku serius mengatakan itu sayang. Aku
ingin menjalani hari bersama mu sampai tua nanti, sampai maut memisahkan kita
berdua. Bahkan sampai saat ini impian itu masih aku simpan dengan rapi di hati
ku.
Aku masih
menunggu mu sayang. Aku tidak yakin kalau aku masih bisa mencintai orang lain
sebesar aku mencintai mu saat ini. Aku hanya ingin kamu menyelesaikan hubungan
mu dengannya, dia tak baik untuk mu, akulah yang terbaik untuk mu.
I LOVE U SO
MUCH