Aku mungkin
orang yang paling tolol didunia ini karena telah mencintai orang sudah punya
pacar. Bahkan dengan terang-terangan dijadikan selingkuhan. Apakah aku marah
padanya? Tidak. Aku masih sangat mencintainya, sampai detik ini perasaan ku
padanya tidak pernah berubah sedikit pun. Walau terkadang ego ku berkata “Untuk
apa kamu mengharapkannnya Ande. Dia masih belum bisa melepas pacarnya yang
sekarang, jadi selama ini kamu didijadikan apa?” tapi hati ku Cuma bisa berkata
“Aku masih sangat mencintainya, bahkan untuk memikirkan yang lain pun aku tak
bisa”.
Dua hari
dua malam tidak mendengar suaranya, membuat rindu dalam hati menggebu. Hari
ketiga ketika dia menelephon ku, sungguh rasanya senang bgt. Walaupun aku tidak
memperlihatkannya secara langsung. Aku yang tadinya sedang kurang enak badan
langsung segar bugar begitu dia telp. Mungkin aku sakit juga karena merindukan
dia, he..he..
Tapi apa
mau dikata, hubungan ku dengan dia memang tidak bisa di lanjutkan lagi. Impian
ku untuk bersama dengannya sampai tua nanti pun hanya tinggal angan. Bagaimana pun
aku tetap bersyukur karena pernah mengenal mu dan mencintai mu setulus hati ku.
tak pernah terfikirkan sebelumnya kalau aku bisa mencintai mu sebesar itu. Bahkan
dengan apa yang kamu lakukan saat ini, aku tetap tidak bisa marah atau membenci
mu.
Aku tau
semakin hari rasa cinta ini semakin dalam pada mu. Aku juga tau kamu mungkin tidak
mengharapkan itu dari ku. Aku sadar aku bukan siapa-siapa, bukanlah apa-apa. Aku
masih belum bisa memberikan kebahagiaan padamu. Yang ada aku hanya membuat
hidup mu semakin ribet, keberadaan diri
ku diantara kalian membuat kehidupan mu semakin kacau. Maaf untuk semua
kesalahan ku sayang, aku melakukan semua itu karena aku sangat mencintai mu dan
tak ingin berpisah dengan mu.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar