Kamis, 07 Agustus 2014

Saat Dia Pergi

Welcome Friday again. Mudah-mudahan jum’at ini berkah bagi kita semua, amin. Sudah lama rasanya ga cuap-cuap lagi di blog kesayangan ku ini. Jadi kangen he..he..

Hari ini Dey memutuskan untuk kepak-kepak barang trus pulkam. Kehilangan teman sekamar lagi dech, jadi sedih hiks…hiks…

Habis mau gimana lagi, dia kan dah wisuda trus ortunya juga nyaranin dia tuk stay di kampungnya aja sebelum dia melanjut S2. Walaupun sedih tapi aku tetap mendukung keputusannya tuk berbakti kepada ortu (itu sich katanya he..he..).

Setelah Dey pergi nanti, aku yang akan galau jadinya, kenapa? Karena aku harus memutuskan tetap stay di kos ini atau harus mencari kos lain. Kalau keinginan pribadi sich pengen stay di sini, karena aku udah comfort dengan keadaan dan orang-orang di sini. Tapi di sisi lain aku ga sanggup membayar biaya kos yang secara otomatis keseluruhan aku bayar sendiri. Kecuali aku bisa mendapat teman sekamar lagi sebelum bulan depan. Huft…sungguh dilema…

Ya sudah lah, untuk saat ini aku nikmati aja dulu, toh aku masih punya waktu satu bulan lagi. Kita tidak akan pernah tau rencana Allah kedepannya seperti apa. Dari pada aku pusing memikirkan hari ini lebih baik menikmati jum’at berkah ini dengan lebih banyak beribadah, setuju!!!


Untuk saat ini aku nulis sampai sini aja dulu yach, karena aku mau bantu  Dey angkat-angkat barang nich.  Kasihan kalau dia harus ngangkat barang sebanyak itu.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar