Rabu, 22 Oktober 2014

Hari Lahir Ku (Di Kost)

20 Oktober 2014

Mereka sukses banget mengerjai ku. Siapa? Siapa lagi kalau bukan teman-teman satu kost ku. Olla, Ayu, Caca , dan Riri sepertinya sudah lama merencanakan kejutan di hari lahir ku. Padahal dua hari sebelumnya Aya teman sekamar ku yang baru, juga merayakan hari lahir tapi mereka  tak sedikit pun mengerjainya.

Sejak awal aku sebenarnya tidak terlalu peduli apakah mereka ingat atau tidak dengan hari lahir ku. karena aku memang tidak terbiasa merayakannya. Aku sendiri juga sering lupa tanggalnya, apalagi yang yang lain.

Singkat cerita. Malamnya selesai magrib (aku lupa jam berapa) Olla mendatangi kamar ku, katanya sih pengen curhat  tentang cowok yang baru dia kenal. Aku yang pada waktu itu sedang sibuk-sibuknya mengerjakan tugas meminta dia untuk cerita dalam kamar ku saja, agar aku bisa melanjutkan tugas ku sambil mendengar ceritanya. Tapi Olla maksa untuk cerita di luar aja, katanya dia segan kalau harus ganggu Aya nanti. Padahal saat itu Aya sedang keluar beli makanan.

Dengan terpaksa aku pun mengikuti dia keluar. Tiba-tiba Riri mendekap ku erat  dan datanglah serangan mendadak. Caca menyiramkan air ke tubuh ku. tak puas hanya mengguyur ku dengan air di malam sedingin ini, tanpa babibu Caca pun menambahkan tepung sebagai bumbu penyedapnya. Dalam waktu sekejap aku berubah jadi adonan yang siap di masukkan ke oven (Emangnya kue ^_^).
Gambar. Bekas Tepung di depan Kost
Aku yang pada saat itu masih shock hanya bisa terdiam sambil merasakan dinginnya tubuh ku. Kalau kalian pernah menonton atau merasakan sendiri “Ice Bucket Challenge”, seperti itulah kira-kira kejadiannya pada malam itu. Bedanya kalau “Ice Bucket Challenge” dilakukan secara suka rela, sedang aku dipaksa melakukannya. (Sekarang kalian taukan kenapa Olla ngotot ngajak aku ngobrol di luar kamar)

Karena tak mau mandi basah sendiri, aku pun mengejar mereka untuk disiram juga. Awalnya mereka menghindar dengan masuk ke kamar masing. Tapi pada akhirnya aku bisa membuat mereka merasakan apa yang aku rasakan. Satu-satunya yang lolos hanya Ayu, karena dia tak sedikitpun mau keluar kamar.

Malam itu suasananya riuh banget. Di penuhi dengan adegan kejar-kejaran, siram-siraman, teriak-teriakan plus tebar tepung (Harap untuk tidak menirunya di rumah anda, bisa di pastikan Ibu kalian akan marah karena anda telah membuang-buang tepung yang seharusnya bisa membuat kue ^_^).

Why me? Pertanyaan yang aku ajukan kepada mereka. Karena memang Cuma aku yang diginiin dari sekian banyak penghuni kost yang pernah mengalami “Hari Lahir” sebelumnya. Olla bilang “ Aku paling paling suka ngerjain kakak, karena kakak ga mudah marah”. Caca bilang “Kapan lagi bisa ngerjain kakak, kalau ga sekarang. Tahun depan belum tentu di sini lagi kan?”. Ayu dan Riri hanya mengiyakan saja. Sedangkan aku hanya bisa menghela nafas panjang.

Di balik itu semua  aku berterima kasih kepada mereka karena telah membuat hari ku yang stuck ini menjadi lebih berwarna (Aku menghargai niat baik di balik keisengan kalian kok). Aku ga kan pernah melupakan kebersamaan, canda dan tawa yang telah kalian berikan pada ku. kalian manjadikan ku sebagai keluarga, kakak, adek, teman dan sahabat.

24 tahun sudah aku hidup di dunia ini. Mengalami suka dukanya kehidupan. Masalah yang datang silih berganti membuat ku menjadi pribadi yang lebih dewasa.

Terima Kasih Ya Allah karena masih memberiku umur panjang agar aku dapat memperbaiki kesalahan-kesalahan yang telah aku lakukan sebelumnya. Terima kasih Ibu, karena telah melahirkan ku dan jadi malaikat pelindung ku. aku tidak akan pernah bisa membalas semua jasa-jasa mu Ibu. Selamat Hari jadi juga untuk mu Ibu (17 oktober 2013). Terima kasih untuk mu Ayah karena masih mau menyayangi ku sampai saat ini. Terima kasih untuk My Brothers (Bang An, Bang Ndut, Dek Pudan) karena selalu ada untuk ku.

I Love U All


Tidak ada komentar:

Posting Komentar