Ramadhan kali ini memang berbeda dari yang sebelumnnya.
Untuk kali ini teman-teman ku di kost lebih banyak dan tidak harus diberondol
kerjaan terus seperti tahun lalu. Tapi yang paling menarik sebenarnya adalah
tiba-tiba seorang Ande nonton pertandingan Piala Dunia Fifa World Cup (tapi kalian ga harus
komprol trus bilang WOW…). Aku sendiri sebenarnya juga heran kenapa aku
tiba-tiba punya keinginan besar untuk menonton pertandingan yang diadakan
selama empat tahun sekali ini. Padahal dulu paling ogah dech nonton-nonton yang
ginian (maksud ku pertandingan bola), lebih suka main langsung (he..he..sama
aja donk).
Dibilang ga suka
sebenarnya kurang tepat sich, tepatnya
kurang nyaman nonton bola bareng sama cowok-cowok yang biasanya ributnya
bisa membuat gendang telinga ku pecah. Belum lagi kalau mereka sudah menjadi
komentator dadakan, yang ada bukannya fokus nonton bola malah lebih fokus dengar
omongan mereka, makanya selama ini aku malas Nobar (Nonton bareng). Tapi Nobar
kali ini emang beda sech dengan yang sebelum-sebelumnya. Kali ini aku Nobar di
kost di temani teman-teman kost yang lain, dijamin ga ada yang namanya cowok di
sini (ya..iyalah namanya juga kost cewek he..he..).
Teman ku yang paling sering nonton biasanya adalah Ola. Ola
sepertinya memang suka nonton bola. Dia juga punya jagoannya sendiri. Sedangkan
aku, berhubung karena baru kali kali ini nonton Piala Dunia dan ga tau
perkembangannya, jadi aku ga punya jogaan tersendiri. Biasanya kami taruhan
milih Negara mana yang menang atau kalah. Tapi taruhan kami bukan dalam bentuk
uang atau apalah yang sejenis itu, karena itu judi, ga boleh…ini bulan puasa lho…jadi taruhan kami Cuma saling
ejek aja…
Biasanya sich aku yang paling sering kalah, kenapa? Karena
Ola yang selalu milih duluan negara jagoaanya, sedangkan aku yang tidak punya
jagoan tetap harus dapat sisanya hiks..hiks..kejam yach…jadi hampir setiap hari
aku jadi bahan olok-olokan Ola dan teman-teman kost lainnya. Tapi ga apa-apa,
aku kan kuat, bermental baja dan pantang menyerah jadi aku akan tetap menerima
tantangan Ola sampai akhir pertandingan Final tanggal 14 Juli 2014 nanti,
siapakah yang menang antara Jerman VS Argentina. Sedangkan sehari sebelumnya
tanggal 13 Julli 2014 akan ada pertandingan Antara Brazil VS Belanda untuk memperebutkan
Runner Up 2. Dari empat Negara ini kami telah memiliki jagoan masing- masing
yang akan akan dukung nanti.
O..yach aku lupa memberitahu, kalau sebelumnya aku sempat
menang telak dari Ola ketika pertandingan Jerman VS Brazil, dimana Ola mendukung
Brazil sedangkan aku sendiri memilih Jerman. Bagi pembaca yang menonton
pertandingannya pasti tahu betapa itu pertandingan yang paling seru sekaligus
miris di ajang piala dunia 2014 ini. Bagaimana tidak, brazil yang sebelumnya di
gaung-gaungkan akan memenangkan Piala Dunia 2014 harus pasrah kalah di kandang
sendiri dengan skor 1-7 dari Jerman. Untungnya di menit-menit terakhir Brazil
mampu membobol gawang Jerman, dengan begitu setidaknya Brazil dapat mengobati kekecewaan pendukungnya dengan mempersembahkan 1
goal.
Pertandingan itu juga merupakan pukulan tersendiri bagi Ola, yang sejak awal juga percaya kalau Brazil yang akan memboyong Piala FIFA WORD CUP
ini. Tapi apa mau dikata nasib berkata lain, jerman jagoan ku mampu mengalahkan
tuan rumah dan membuat ku untuk pertama kalinya dengan bangga berkata pada Ola
“Negara pilihan ku menang La”. Melihat wajah Ola yang kecewa berat dengan hasil
pertandingan tersebut aku jadi ga tega untuk mengolok-oloknya lebih lanjut.
Karena aku tau tanpa aku olok-olok pun dia juga harus menggung malu karena
harus mennganti PP nya sendiri dengan foto lawan mainnya karena kalah taruhan
juga (Taruhan yang unik kan...).
Untungya Piala Dunia kali ini bertepatan dengan libur
semester perkuliahan ku. jadi ga masalah walau harus begadang sampai jam 02:00
wib, karena siangnya aku masih bisa tidur juga. Setidaknya Piala dunia kali ini membuat
ku lebih mengenal para pemain sepak bola dunia yang selama ini sering di
bicarakan orang-orang banyak. Mungkin bagi sebagian orang itu ga penting, tapi
bagi ku itu cukup penting untuk menambah bahan pembicaraan dengan orang lain,
apalagi orang tersebut gila bola, alhasil pembicaran membosankan tidak akan
pernah ada lagi antara aku dan mereka. Itulah hidup, terkadang apa yang menurut
kita tidak penting bisa jadi penting buat mereka, dan apa yang menurut kita
penting belum tentu penting buat mereka, intinya saling menghargai saja.
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar