Sabtu, 12 Juli 2014

Nonton Piala dunia saat Ramadhan


Ramadhan kali ini memang berbeda dari yang sebelumnnya. Untuk kali ini teman-teman ku di kost lebih banyak dan tidak harus diberondol kerjaan terus seperti tahun lalu. Tapi yang paling menarik sebenarnya adalah tiba-tiba seorang Ande nonton pertandingan Piala Dunia Fifa World Cup (tapi kalian ga harus komprol trus bilang WOW…). Aku sendiri sebenarnya juga heran kenapa aku tiba-tiba punya keinginan besar untuk menonton pertandingan yang diadakan selama empat tahun sekali ini. Padahal dulu paling ogah dech nonton-nonton yang ginian (maksud ku pertandingan bola), lebih suka main langsung (he..he..sama aja donk).

Dibilang ga suka  sebenarnya kurang tepat sich, tepatnya  kurang nyaman nonton bola bareng sama cowok-cowok yang biasanya ributnya bisa membuat gendang telinga ku pecah. Belum lagi kalau mereka sudah menjadi komentator dadakan, yang ada bukannya fokus nonton bola malah lebih fokus dengar omongan mereka, makanya selama ini aku malas Nobar (Nonton bareng). Tapi Nobar kali ini emang beda sech dengan yang sebelum-sebelumnya. Kali ini aku Nobar di kost di temani teman-teman kost yang lain, dijamin ga ada yang namanya cowok di sini (ya..iyalah namanya juga kost cewek he..he..).

Teman ku yang paling sering nonton biasanya adalah Ola. Ola sepertinya memang suka nonton bola. Dia juga punya jagoannya sendiri. Sedangkan aku, berhubung karena baru kali kali ini nonton Piala Dunia dan ga tau perkembangannya, jadi aku ga punya jogaan tersendiri. Biasanya kami taruhan milih Negara mana yang menang atau kalah. Tapi taruhan kami bukan dalam bentuk uang atau apalah yang sejenis itu, karena itu judi, ga boleh…ini  bulan puasa lho…jadi taruhan kami Cuma saling ejek aja…

Biasanya sich aku yang paling sering kalah, kenapa? Karena Ola yang selalu milih duluan negara jagoaanya, sedangkan aku yang tidak punya jagoan tetap harus dapat sisanya hiks..hiks..kejam yach…jadi hampir setiap hari aku jadi bahan olok-olokan Ola dan teman-teman kost lainnya. Tapi ga apa-apa, aku kan kuat, bermental baja dan pantang menyerah jadi aku akan tetap menerima tantangan Ola sampai akhir pertandingan Final tanggal 14 Juli 2014 nanti, siapakah yang menang antara Jerman VS Argentina. Sedangkan sehari sebelumnya tanggal 13 Julli 2014 akan ada pertandingan Antara Brazil VS Belanda untuk memperebutkan Runner Up 2. Dari empat Negara ini kami telah memiliki jagoan masing- masing yang akan akan dukung nanti.

O..yach aku lupa memberitahu, kalau sebelumnya aku sempat menang telak dari Ola ketika pertandingan Jerman VS Brazil, dimana Ola mendukung Brazil sedangkan aku sendiri memilih Jerman. Bagi pembaca yang menonton pertandingannya pasti tahu betapa itu pertandingan yang paling seru sekaligus miris di ajang piala dunia 2014 ini. Bagaimana tidak, brazil yang sebelumnya di gaung-gaungkan akan memenangkan Piala Dunia 2014 harus pasrah kalah di kandang sendiri dengan skor 1-7 dari Jerman. Untungnya di menit-menit terakhir Brazil mampu membobol gawang Jerman, dengan begitu setidaknya Brazil dapat mengobati kekecewaan pendukungnya dengan mempersembahkan 1 goal.

Pertandingan itu juga merupakan pukulan tersendiri bagi Ola, yang sejak awal juga percaya kalau Brazil yang akan memboyong Piala FIFA WORD CUP ini. Tapi apa mau dikata nasib berkata lain, jerman jagoan ku mampu mengalahkan tuan rumah dan membuat ku untuk pertama kalinya dengan bangga berkata pada Ola “Negara pilihan ku menang La”. Melihat wajah Ola yang kecewa berat dengan hasil pertandingan tersebut aku jadi ga tega untuk mengolok-oloknya lebih lanjut. Karena aku tau tanpa aku olok-olok pun dia juga harus menggung malu karena harus mennganti PP nya sendiri dengan foto lawan mainnya karena kalah taruhan juga (Taruhan yang unik kan...).

Untungya Piala Dunia kali ini bertepatan dengan libur semester perkuliahan ku. jadi ga masalah walau harus begadang sampai jam 02:00 wib, karena siangnya aku masih bisa tidur juga. Setidaknya Piala dunia kali ini membuat ku lebih mengenal para pemain sepak bola dunia yang selama ini sering di bicarakan orang-orang banyak. Mungkin bagi sebagian orang itu ga penting, tapi bagi ku itu cukup penting untuk menambah bahan pembicaraan dengan orang lain, apalagi orang tersebut gila bola, alhasil pembicaran membosankan tidak akan pernah ada lagi antara aku dan mereka. Itulah hidup, terkadang apa yang menurut kita tidak penting bisa jadi penting buat mereka, dan apa yang menurut kita penting belum tentu penting buat mereka, intinya saling menghargai saja.





Tidak ada komentar:

Posting Komentar