Seminggu lamanya sakit ini
menggrogoti ku. tadinya sih hanya demam saja, dan itupun demamnya hanya malam
hari saja. Lama-lama sakitnya malah menjalar ke mana-mana, mulai dari sakit kepala,
maag, sampai telinga ku yang sakit. Yang paling parah adalah kemaren, dimana
aku menggigil hebat karena kedinginan padahal matahari telah meninggi, setiap makanan
yang masuk termuntahkan, bolak-balik ke toilet karena diare, dan kepala yang
sakitnya serasa mau pecah. Untungnya hari itu teman sekamar ku ada kuliah, jadi
seharian bisa istirahat tanpa ada yang menganggu.
Sebenarnya teman-teman sudah
menganjurkan untuk berobat ke dokter, tapi dasarnya aku bandel keukeuh Cuma mau
istirahat aja. Aku paling malas ketemu Dokter dan minum obat, jadi selama
sakitnya masih bisa aku tahan aku ga akan mau minum obat. Tapi kali ini aku
sepertinya harus mengesampingkan ego ku, karena kalau tidak sakit ku akan
semakin parah. Mau tidak mau besok aku harus berobat ke dokter, huft…
Saat sakit seperti ini kalau di
rumah Ibu biasanya paling cerewet, mulai dari mengantar ke Dokter, ngasih
makan, plus obat. Semuanya serba di cerewetin. Aku jadi seperti anak kecil saja
rasanya. Maklum Ibu-ibu he..he..
Aku kangen Bu…
Ingin merasakan hangatnya pelukan mu saat aku menggigil
Mendengar desahan nafas mu saat memeluk ku
Mendengar alunan lembut suara mu sebagai pengantar tidur
Tak akan ada yang bisa mengantikan itu semua
Obat alami yang dapat menyembuhkan ku dengan segera
Aku tak perlu dokter atau obat kimia lain
Aku hanya butuh kamu di sisi ku saat ini Bu
Aku sangat-sangat merindukan mu

Tidak ada komentar:
Posting Komentar