“Usia dua puluhan belum punya pacar….!!!” Ini lah tanggapan
keluarga dan teman-teman ketika tau kalau aku masih single. Tanggapan yang
menurut ku sangat-sangat berlebihan. Coba dech bayangin emang apa hubungannya
umur sama pacar…ga ada kan???.
Kalau teman-teman se-kos tanggapannya beda lagi, “kok belum
punya pacar kak, kakak kan pintar, cantik lagi (kalau ini aku ragu…), mau aku
kenalin ga sama teman aku…” gubrak…!!! emang aku segitu ga laku nya ya sampai
harus di jodoin segala, “kayak siti nurbaya modern aja…”
Aku tau sebenarnya niat mereka baik, mereka ingin aku merasakan
yang namanya pacaran lagi…jadi sebagian waktu tidak habis hanya untuk buku,
film, laptop, internet (kalau ini emang ga bisa lepas…) dan mengurung diri di
kamar. tapi ga gitu juga donk cara nya...
Aku sangat menghargai usaha mereka, itu artinya mereka
perhatian sama ku. Terlebih teman-teman kos, walaupun aku jarang ngumpul sama
mereka, tapi setiap kali aku ikut nimbrung mereka selalu menyambut ku dengan
hangat. Walaupun aku lebih tua (dari segi angkatan, bukan dari umur...) dari
mereka, tapi mereka ga pernah segan tuh sama ku. Kita bisa saling ngejek dan
saling memuji satu sama lain tanpa ada yang tersinggung.
Mareka selalu bilang kalau aku tuh gokil, lucu dan
kekanak-kanakan. Padahal kalau menurut ku aku tu orangnya pendiam,cuek, dan
dewasa (dipertanyakann...???). Terbalik kan…seperti apa pun aku, ketika kami ngumpul bersama kami akan
saling melengkapi.
Ketika mereka mulai menjodoh-jodoh kan ku lagi, biasanya
dengan bercanda aku akan mengucapkan “untuk apa kakak punya pacar lagi, kakak kan udah
punya kalian...” secara serentak mereka akan bersorak “cie….kak ande
emang paling bisa kalau ngerayu…coba kalau punya pacar, pacarnya pasti
kelepek-kelepek tuch" (ikan kalee…).
Walaupun aku menyukai cewek bukan berarti aku menyukai salah
satu di antara mereka. Mereka emang cantik, pintar dan menarik, tapi bagi ku
mereka sudah seperti saudara sendiri, bentuk perhatian mereka itulah buktinya.
Sampai saat ini walaupun belum mempunyai pacar, ga pernah jadi masalah buat aku. Bukan karena orientasi seksual ku yang membuat aku sulit
menemukan pasangan, tapi cinta kasih orang-orang terdekat ku lah yang membuat aku
tidak pernah kesepian. Terlebih aku orang nya emang ingin bebas tanpa ada yang
mengekang. Menilik dari pengalaman berpacaran sebelumnya, mereka terlalu
mengekang ku sampai-sampai aku sendiri sulit bernafas. Padahal kalau mereka
beri kebebasan, aku juga ga akan selingkuh kok…
Pengalaman itulah yang membuat aku sampai sekarang
wanti-wanti dalam memilih pasangan. Bukan hanya di lihat dari tampang saja,
tapi bagaimana kita bisa saling memahami satu sama lain, itu nilai yang paling
penting.
Jadi walaupun sampai sekarang, keluarga atau teman-teman
selalu menanyakan tentang pacar ku, jawaban ku akan selalu sama “sekarang memang
belum ketemu…tapi jodoh ku sudah ada kok…hanya tinggal menunggu sambil mencari…”
Dari pada sibuk memikirkan jodoh yang ga jelas, sekarang aku
lebih memilih fokus untuk masa depan ku yang lain. Aku masih ingin memperbanyak
pengalaman dengan perjalanan ke seluruh Indonesia
(mudah-mudahan terkabul…amin). Mengenal adat, budaya, bahasa, kuliner, wisata
dan lainnya. Karena Indonesia itu adalah surganya Dunia. Untuk apa memilih
jauh-jauh keliling dunia kalau Indonesia saja, yang merupakan negara kita belum di jelajahi.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar