“pagi sayank…”sebuah kecupan hangat mendarat kening ku.
“em….pagi….udah jam berapa yank??”balas ku masih dengan
suara mengantuk.
“jam 5 yank, bangun donk…sholat subuh bareng yuk…”
“hm…masih ngantuk ni yank….”
“ayo donk yank…masa kalah sama amel, amel aja dah bangun….”
Mendengar hal itu mata ku langsung terbelak (masa aku kalah
sama anak kecil). Aku pun segera ke kamar mandi untuk mengembil wudhu. Selesai mengambil
wudhu aku lalu ke ruang sholat, disana sarah dan amel sudah menunggu lengkap
dengan mukananya. Kami pun mulai sholat berjamaah.
Ini adalah keluarga kecil ku, yang terdiri dari aku sendiri,
sarah, dan si kecil amel putri kami. Amel sekarang sudah berumur 3 tahun. Kami memang menanamkan nilai agama kepadanya
sejak kecil, dengan harapan supaya dia bisa menjadi anak yang sholehah dan
mendoakan kami nanti kalau sudah meninggal. Salah satu yang di bawa di kubur
itu kan doa anak yang sholehah.
Karena amel sudah berumur tiga tahun jadi dia sudah bisa
bicara (pintar bangat malahan….), aku paling suka ketika dia manggil bunda sma
ku…dia manggil bunda dengan kata-kata cadelnya….lucu bangat dech…
Amel merupakan hasil donor sperma sepupu ku Hendra kepada
sarah. Jadi wajahnya manis khas jawa yang di turunkan dari sarah dan keras khas
batak dari aku, Karena ayah biologisnya mempunyai suku yang sama dengan ku.
Selain keras kepala dia juga berbakat jadi pelawak kayak aku gitu...
Sarah sebenarnya sering kesal dengan tingkah kami berdua,
karena kalau kami berdua main sering lupa waktu. Kalau bisa di bilang sebenarnya
ku bukan seperti bunda di mata amel, tapi lebih seperti teman. Hal itu karena
sebagian besar wktu ku habis bermain dengan amel. Apalagi kalau hari libur,
dunia serasa milik berdua…mama sarah aja di cuekin, habis kalau di ajak main ga
mau sich….
Sarah adalah tipe wanita dewasa yang lebih seperti ibu yang
sebenarnya untuk amel. Sarah yang mengatur segala hal yang berhubungan dengan
amel, bahkan untuk masa depan amel saja sudah di rencanakan sarah, mulai dari
kesehatan dan pendidikan. Walaupun aku ikut andil juga dalam kehidupan amel,
tapi aku sendiri memang lebih mempercayakannya pada sarah.
Pagi-pagi biasanya sarapan sudah disiapkan oleh sarah. Dia
juga yang sering membangaunkan kami untuk sholat subuh berjamaah. Setelah amel
berangkat ke sekolah dan aku berangkat kerja, dia pun mulai mengerjakan
pekerjaan rumah tangga seperti biasanya.
Sarah sebenarnya juga punya pekerjaan, tapi karena pekerjaannya
jual beli online maka waktunya lebih banyah di rumah dari pada aku yang kerja
kantoran.
Sarah adalah wanita
yang paling sempurna yang Allah ciptakan untuk ku. Terkadang aku juga
minder karena kehebatannya. Dia bisa mendapat orang yang lebih baik dari aku.
Hal itu pernah aku tanyakan pada nya “yank, kamu kok mau
sama aku, padahal kamu cantik, pintar, cerdas , dewasa lagi dengan semua kelebihan yang kamu milki itu, kamu
bisa mendapat pasangan yanag lebih baik dari aku…”
Tapi dia Cuma membalas “ aku ga butuh orang yang lebih baik
yank…, aku hanya butuh orang yang bisa melengkapi hidup mu dan bisa mengerti
kau, semua hal tu aku dapat dari kamu….kamu yang selalu bisa membuat ku tertawa
ketika aku sedang bad mood, kamu juga yang selalu memelukku dan menenangkan ku
ketika aku bersedih, kamu juga yang paling bisa menenangkan amel ketika dia
lagi rewel. Di balik sikap kekanak-kanakan mu itu ada sikap yang tidak pernah
aku dapatkan dari orang lain. “Kamu ada untuk melengkapi ku” bukankah itu
kata-kata yang sering kamu ucapakan padaku…kata-kata itu yang pakai sampai
sekarang untuk jadi pondasi hubungan kita yank….
Tanpa terasa air mata ku menetes…aku pun memeluknya sambil
berucap “terima kasih karena telah melengkapi hidup ku, terima kasih karena
telah memberiku putri yang manis, dan terima kasih karena telah menjadikan ku
bagian dari keluargai ini , I love u…always and forever….”.
"Dunia" yang benar-benar indah :)
BalasHapusterima kasih kak...
BalasHapusyang namanya fantasi emang slalu indah kak...