Minggu, 11 Mei 2014

Dunia (Fantasi) Ku


“pagi sayank…”sebuah kecupan hangat mendarat kening ku.
 “em….pagi….udah jam berapa yank??”balas ku masih dengan suara mengantuk. 
 “jam 5 yank, bangun donk…sholat subuh bareng yuk…”
 “hm…masih ngantuk ni yank….”
 “ayo donk yank…masa kalah sama amel, amel aja dah bangun….” 

Mendengar hal itu mata ku langsung terbelak (masa aku kalah sama anak kecil). Aku pun segera ke kamar mandi untuk mengembil wudhu. Selesai mengambil wudhu aku lalu ke ruang sholat, disana sarah dan amel sudah menunggu lengkap dengan mukananya. Kami pun mulai sholat berjamaah.

Ini adalah keluarga kecil ku, yang terdiri dari aku sendiri, sarah, dan si kecil amel putri kami. Amel sekarang sudah berumur 3 tahun.  Kami memang menanamkan nilai agama kepadanya sejak kecil, dengan harapan supaya dia bisa menjadi anak yang sholehah dan mendoakan kami nanti kalau sudah meninggal. Salah satu yang di bawa di kubur itu kan doa anak yang sholehah.

Karena amel sudah berumur tiga tahun jadi dia sudah bisa bicara (pintar bangat malahan….), aku paling suka ketika dia manggil bunda sma ku…dia manggil bunda dengan kata-kata cadelnya….lucu bangat dech…

Amel merupakan hasil donor sperma sepupu ku Hendra kepada sarah. Jadi wajahnya manis khas jawa yang di turunkan dari sarah dan keras khas batak dari aku, Karena ayah biologisnya mempunyai suku yang sama dengan ku. Selain keras kepala dia juga berbakat jadi pelawak kayak aku gitu...

Sarah sebenarnya sering kesal dengan tingkah kami berdua, karena kalau kami berdua main sering lupa waktu. Kalau bisa di bilang sebenarnya ku bukan seperti bunda di mata amel, tapi lebih seperti teman. Hal itu karena sebagian besar wktu ku habis bermain dengan amel. Apalagi kalau hari libur, dunia serasa milik berdua…mama sarah aja di cuekin, habis kalau di ajak main ga mau sich….

Sarah adalah tipe wanita dewasa yang lebih seperti ibu yang sebenarnya untuk amel. Sarah yang mengatur segala hal yang berhubungan dengan amel, bahkan untuk masa depan amel saja sudah di rencanakan sarah, mulai dari kesehatan dan pendidikan. Walaupun aku ikut andil juga dalam kehidupan amel, tapi aku sendiri memang lebih mempercayakannya pada sarah.

Pagi-pagi biasanya sarapan sudah disiapkan oleh sarah. Dia juga yang sering membangaunkan kami untuk sholat subuh berjamaah. Setelah amel berangkat ke sekolah dan aku berangkat kerja, dia pun mulai mengerjakan pekerjaan rumah tangga seperti biasanya. 

Sarah sebenarnya juga punya pekerjaan, tapi karena pekerjaannya jual beli online maka waktunya lebih banyah di rumah dari pada aku yang kerja kantoran.

Sarah  adalah wanita yang paling sempurna yang Allah ciptakan untuk ku. Terkadang aku juga minder karena kehebatannya. Dia bisa mendapat orang yang lebih baik dari aku.

Hal itu pernah aku tanyakan pada nya “yank, kamu kok mau sama aku, padahal kamu cantik, pintar, cerdas , dewasa lagi dengan  semua kelebihan yang kamu milki itu, kamu bisa mendapat pasangan yanag lebih baik dari aku…”

Tapi dia Cuma membalas “ aku ga butuh orang yang lebih baik yank…, aku hanya butuh orang yang bisa melengkapi hidup mu dan bisa mengerti kau, semua hal tu aku dapat dari kamu….kamu yang selalu bisa membuat ku tertawa ketika aku sedang bad mood, kamu juga yang selalu memelukku dan menenangkan ku ketika aku bersedih, kamu juga yang paling bisa menenangkan amel ketika dia lagi rewel. Di balik sikap kekanak-kanakan mu itu ada sikap yang tidak pernah aku dapatkan dari orang lain. “Kamu ada untuk melengkapi ku” bukankah itu kata-kata yang sering kamu ucapakan padaku…kata-kata itu yang pakai sampai sekarang untuk jadi pondasi hubungan kita yank….

Tanpa terasa air mata ku menetes…aku pun memeluknya sambil berucap “terima kasih karena telah melengkapi hidup ku, terima kasih karena telah memberiku putri yang manis, dan terima kasih karena telah menjadikan ku bagian dari keluargai ini , I love u…always and forever….”.

2 komentar:

  1. "Dunia" yang benar-benar indah :)

    BalasHapus
  2. terima kasih kak...
    yang namanya fantasi emang slalu indah kak...

    BalasHapus